Bocah 12 Tahun di Malang Tewas Tenggelam di Sungai Brantas, Teman Korban Sempat Coba Menyelamatkan

Kejadian nahas dialami oleh seorang bocah berinisial RSP di Kota Malang, Jawa Timur. Anak berusia 12 tahun itu tewas usai tenggelam di Sungai Brantas pada Selasa (11/5/2021) pagi. Kejadian ini bermula saat warga Kelurahan Tlogomas, Lowokwaru, Kota Malang, bermain di aliran sungai bersama ketiga temannya.

"Mereka berangkat sekitar pukul 08.45 WIB, dan mulai mandi di pinggir sungai." Ia menjelaskan, bahwa dulu kawasan tersebut sering dibuat warga sekitar untuk mandi. Tetapi seiring berjalannya waktu, tempat itu sudah lama tidak digunakan lagi.

"Saat ini, kawasan yang biasa disebut Sumber Keharuman itu lebih sering digunakan untuk nongkrong. Karena di dekat kawasan itu, ada sebuah warung kopi," tambahnya. Sementara itu Kapolsek Lowokwaru, Kompol Fatkhur Rokhman menuturkan, korban ditemukan sekitar 100 meter dari titik tenggelamnya. "Saat kejadian itu terjadi, kedua teman korban berusaha mengejar tubuh korban yang lemas dan terseret arus sungai. Sedangkan satu teman korban yang lain, berlari meminta tolong ke warga," jelasnya.

Warga pun sontak langsung berlari menolong korban. Korban yang tersangkut di sempadan sungai, langsung diangkat oleh warga. "Sekitar pukul 09.00 WIB, warga berhasil mengangkat tubuh korban dari sungai, kemudian dibawa ke tempat yang aman. Namun, kondisi korban sudah tidak bernafas," terangnya. Sekitar pukul 09.30 WIB, Polsek Lowokwaru bersama tim medis PMI Kota Malang datang ke lokasi kejadian.

Setelah itu, korban segera dibawa ke Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Sesampainya di rumah sakit, korban langsung dilakukan pemeriksaan medis. Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak rumah sakit mengkonfirmasi bahwa korban dinyatakan telah meninggal dunia.

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum, dan meminta agar jenazah langsung diantar ke rumah duka. Keluarga korban sudah menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah," tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.