EURO 2020 Untungkan AC Milan, Persiapan Rossoneri Lebih Matang Ketimbang Inter Milan dan Juventus

Klub elite Liga Italia, AC Milan menjadi tim yang menuai keuntungan ketimbang Inter Milan dan Juventus yang mengirimkan pemainnya untuk berlaga di Euro 2020 Dibandingkan dengan Inter Milan dan Juventus, Rossoneri diklaim memiliki persiapan yang lebih matang untuk kompetisi musim mendatang. Sebagaimana yang diketahui, Euro 2020 akan berlangsung 12 Juni hingga 12 Juli mendatang.

Sejumlah tim tim Eropa akan berjibaku untuk menisbatkan dirinya sebagai yang terbaik pada turnamen empat tahunan ini. Gelaran Euro 2020 tentu saja berimbas pada persiapan klub klub yang merancang kekuatannya untuk kompetisi musim depan. Sebanyak 24 timnas yang berkompetisi Euro 2020 memanggil pemain pilihannya yang tersebar di berbagai klub.

Kondisi ini diprediksi bakal mempengaruhi persiapan tim, termasuk dari gelaran Liga Italia. Di antara AC Milan, Inter Milan dan AC Milan, praktis tim terakhir yang menuai keuntungan. Bagaimana bisa begitu?

Dilansir dari laman Milannews , Il Diavolo Rosso menjadi tim paling sedikit dalam menyumbangkan pemain yang berlaga di Euro 2020. Ada empat amunisi Rossoneri yang saling berhadapan dalam gelaran turnamen empat tahunan ini. Di antaranya ialah Hakan Calhanoglu (Turki), Simon Kjaer (Denmark), Maignan (Prancis), dan Ante Rebic (Kroasia).

Selebihnya, pemain pilar andalan AC Milan berada di Milan untuk mempersiapkan rangkaian pramusim untuk menyambut kompetisi 2021/2022. Nama nama seperti Rafael Leao, Alexis Saelemaekers, Theo Hernandez, Romagnoli, Zlatan Ibrahimovic, Franck Kessie hingga Bennacer tetap stay. Tentu saja kondisi ini sangat membantu persiapan Stefano Pioli untuk menjalankan proyek selanjutnya.

Sebagai catatan saja, musim 2020/2021, Rossoneri dibentuk tidak untuk perebutan gelar Scudetto. Target yang dibebankan oleh manajemen ialah menggaransi tiket untuk manggung di Liga Champions musim depan. Oleh karena itu, step kedua dari proyek Pioli adalah bersaing dalam perebutan Scudetto.

AC Milan dinilai sudah sepantasnya menargetkan gelar Serie A untuk kompetisi 2021/2022. Terlebih lagi musim lalu Inter Milan lah yang meraih gelar bergengsi tersebut. Adu gengsi jelas dimiliki oleh Rossoneri yang merupakan tim sekota dari Nerazzurri.

Lantas bagaimana dengan skuat Inter Milan dan Juventus untuk Euro 2020. Inter Milan lebih banyak menyumbangkan pemain ketimbang AC Milan. Sebut saja Stefano Sensi, Nicolo Barella, Bastoni merupakan trio andalan Inter Milan yang dikirimkan untuk membela Italia.

Kemudian ada nama Ivan Perisic dan Marcelo Brozovic yang menunaikan tugas negara bersama Kroasia. Attacante andalan Inter Milan, Romelu Lukaku bergabung bersama The Red Devils Belgia untuk menuntaskan misi meraih gelar juara Euro 2020. Beralih ke Juventus. di mana lebih dari empat pemain mereka disumbangkan untuk membela timnasnya masing masing.

Cristiano Ronaldo (Juventus), Adrien Rabiot (Prancis), Ramsey (Wales), Federico Chiesa, Chiellini, Bonuuci, Bernardeschi, (Italia). Jika dikomparasikan, memang AC Milan menuai keuntungan dengan sedikitnya jumlah pemain yang berkiprah di Euro 2020. Potensi adanya cedera pemain pasca Euro 2020 menjadi momok tersendiri bagi tim tim yang menyumbangkan pemainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.