berani jujur hebat

Daftar Negara Terkorup di Dunia, Indonesia Termasuk?

Korupsi jadi masalah serius karena menimbulkan kerugian besar untuk negara. Slogan berani jujur hebat saja tidaklah cukup untuk mendukung program antikorupsi. Pemerintah juga memberikan hukuman penjara bagi pelaku korupsi agar menimbulkan efek jera. Namun, selain Indonesia, kasus korupsi ternyata juga menjadi PR besar bagi beberapa negara. Dilihat dari Corruption Perceptions Index, sejumlah negara seperti Somalia, Suriah, hingga Venezuela bahkan memiliki permasalahan korupsi yang lebih parah dibanding Indonesia.

  • Somalia

Dilansir pada situs Katadata, Somalia menempati posisi pertama sebagai negara terkorup di dunia pada tahun 2022, dengan skor Indeks Persepsi Korupsi (CPI) 12 poin. Hasil serupa juga didapat Somalia pada tahun 2020 lalu dengan skor CPI 12. Maraknya kasus korupsi di Somalia menjadi salah satu penyebab ketidakstabilan politik dan ekonomi di negara tersebut. Hal ini pula yang membuat angka kemiskinan di Somalia kian meningkat.

Kasus korupsi bahkan ditemukan di berbagai aspek kehidupan, mulai dari penyalahgunaan pejabat publik atas barang bukti hingga permintaan suap sebagai imbalan atas layanan dasar di negara tersebut.

  • Suriah

Suriah berada di urutan kedua negara paling korup di dunia dengan skor CPI 13. Suap menjadi bentuk korupsi yang paling umum di Suriah. Bahkan, praktik suap terjadi di berbagai sektor, baik swasta maupun publik seperti dalam sistem peradilan serta layanan masyarakat.

Tak hanya itu, dilansir pada situs Sindonews, kasus korupsi di negara yang mengalami konflik dan perang saudara ini diperparah dengan adanya penyalahgunaan kekuasaan politik. Pejabat negara lebih mementingkan keuntungan pribadi daripada rakyat.

  • Sudan Selatan

Di posisi ketiga ada Sudan Selatan dengan skor CPI 13 poin. Sejak memperoleh kemerdekaannya pada tahun 2011 lalu, kasus korupsi menjadi permasalahan serius di Sudan Selatan. Praktik korupsi tidak hanya terjadi di instansi swasta, tetapi juga menembus berbagai sektor pemerintahan dan semua tingkatan aparatur negara.

Salah satu contoh korupsi besar di Sudan Selatan terjadi pada sektor minyak. Kurangnya keahlian dalam mengelola pendapatan minyak dan minimnya transparansi membuat kasus korupsi kian marak pada sektor ini. 

  • Venezuela

Venezuela yang dulunya dikenal sebagai negara kaya justru menempati posisi keempat negara paling korup dengan skor CPI 14 poin. Salah satu penyebab korupsi di Venezuela adalah menurunnya tata kelola dan transparansi di negara tersebut. Kondisi ini disusul dengan munculnya tuduhan korupsi politik dan keuangan di sektor administrasi publik hingga mengganggu kestabilan ekonomi.

Karena ekonomi yang tidak stabil dan pemerintah gagal mengkriminalkan korupsi, Venezuela berisiko tinggi terhadap kasus pencucian uang. Kondisi ini diperparah dengan kasus narkoba hingga perdagangan manusia yang terjadi secara komprehensif.

  • Yaman

Mendapatkan skor CPI 16 poin mengantarkan Yaman ke posisi ke lima sebagai negara terkorup di dunia. Ada banyak faktor yang membuat Yaman masuk ke dalam daftar ini, salah satunya adalah ketidakstabilan politik.

Pergolakan politik yang terjadi sejak tahun 2011 telah mempengaruhi kondisi ekonomi di Yaman. Kasus nepotisme juga marak ditemukan di negara ini, terutama dalam menjalankan urusan sipil negara. Tak hanya itu, jaringan patronase yang kerap mengeksploitasi usaha kecil dengan denda sewenang-wenang kian memperburuk kondisi masyarakat Yaman.

Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Meskipun skor CPI lebih baik dibanding kelima negara tersebut, tetapi Indonesia menjadi negara terkorup ke-5 di Asia Tenggara dengan skor CPI 34 poin. Untuk memberantas korupsi, pemerintah menghadirkan berbagai program serta pelatihan antikorupsi yang materinya bisa kamu akses di situs ACLC KPK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *