Spanyol Terhenti di Semifinal Euro 2021, Begini Pembelaan Enrique Kepada Dani Olmo & Morata

Langkah Spanyol di turnamen Euro 2021 harus terhenti di Semifinal akibat kalah adu penalti dengan Italia, pada Rabu (7/7) dini hari WIB. Berlangsung di Stadion Wembley, Italia mampu mencetak gol pembuka tepatnya pada babak kedua menit 60 lewat Federico Chiesa. Keunggulan Italia mampu disamakan Spanyol pada menit 80 berkat lesakan dari Alvaro Morata yang memanfaatkan umpan Dani Olmo.

Gol Morata pun menutup babak kedua dengan skor imbang 1 1. Alhasil pertandingan dilanjutkan ke babak extra time 2×15 menit yang juga tidak berubah masih bertahan 1 1. Guna mencari pemenang laga ini, babak adu penalti pun akhirnya digelar dan Italia mendapat kesempatan pertama untuk mengeksekusi.

Dalam babak adu penalti, Italia berhasil menyarangkan 4 gol dari Andrea Belotti, Leonardo Bonucci, Federico Chiesa dan Jorginho. Hanya Manuel Locatelli yang gagal menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti Gli Azurri. Sementara di kubu Spanyol ada Gerard Moreno dan Thiago Alcantara berhasil membobol gawang Donnarumma.

Namun 2 penendang lainnya Dani Olmo tendangannya melambung dan eksekusi Morata terbaca oleh Gianluigi Donnarumma. Kegagalan penalti Olmo dan Morata pun membuat Italia melenggang ke Final Euro 2021. Pelatih Spanyol, Luis Enrique pun memberikan pembelaan kepada dua pemain Spanyol yang tidak berhasil menjalankan tugasnya sebagai eksekutor penalti.

Menurut Enrique, kegagalan Morata disebabkan dirinya mengalami masalah pada adductornya. Situasi penyerang Juventus itu dinilai menjadi ganjalannya yang berdampak pada eksekusinya dibaca oleh Donnarumma. "Morata memiliki masalah adduktor tetapi masih ingin mengambil penalti." kata Luis Enrique dikutip dari laman UEFA.

"Itu sangat berarti untuk kepribadiannya. Dia sangat besar bagi kami di turnamen ini." tambahnya. Sementara itu untuk penampilan Dani Olmo disebut Enrique berhasil bermain luar biasa dalam laga melawan Italia. Itu semua terlepas dari kegagalan eksekusi penalti yang melambung dari gawang Italia.

"Dani Olmo luar biasa hari ini." puji pelatih berusia 51 tahun itu. "Saya ingin merepotkan seorang pemain dari bek tengah Italia dan itulah yang bisa dilakukan Olmo. "Dia sangat cerdas, sangat pintar dalam sepak bolanya. Yang kurang dari kami hanyalah menyelesaikan permainan." jelas eks nahkoda Barcelona itu.

"Peluang hebat yang kami ciptakan. Para pemain menafsirkan dengan sempurna apa yang kami minta mereka lakukan." "Dani Olmo adalah pemain yang sangat penting bagi kami dan saya pikir dia sangat spesial." tandasnya. Sementara itu, keberhasilan Italia menyingkirkan Spanyol lewat adu penalti membuat mereka memastikan kiprahnya sampai babak Final Euro 2021.

Pasukan Roberto Mancini bakal menunggu siapa calon lawannya antara Inggris atau Denmark yang baru akan berjibaku, Kamis (8/7) dini hari nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.